Kemerdekaan paling puncak yang kita miliki adalah

Kebebasan memilih Sikap

Victor Frankl

Diterbitkan 22 Jan 2021

Catatan Singkat Tentang Ancaman Dan Urgensi Revisi UU Ormas


Satu pertanyaan dapat dikemukakan lebih dulu, apakah ancaman UU Ormas muncul (i) setelah adanya Perppu Ormas (dan disahkannya UU Penetapan Perppu Ormas); atau (ii) sejak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (UU Ormas) pada 2 Juli 2013?

 

Konteks

Satu pertanyaan dapat dikemukakan lebih dulu, apakah ancaman UU Ormas muncul (i) setelah adanya Perppu Ormas (dan disahkannya UU Penetapan Perppu Ormas); atau (ii) sejak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (UU Ormas) pada 2 Juli 2013?

Jika mengacu pada situasi kedua, maka kita beranggapan bahwa sejak Selengkapnya...

Diterbitkan 22 Jan 2021

UU Ormas: Sejarah dan Implementasi


Kemunculan berbagai organisasi sosial pada akhirnya menyadarkan Pemerintah dan DPR tentang urgensi pengaturan organisasi kemasyarakatan, hingga ditetapkanlah UU No 8 Tahun 1985 tentang Organisasi Kemasyarakatan. Setahun kemudian, Pemerintah mengeluarkan PP No 18 Tahun 1986 tentang Pelaksanaan UU No 8 Tahun 1985.

Kebebasan setiap anggota masyarakat untuk mengemukakan pendapat dan berserikat dijamin oleh konstitusi. Setiap individu atau sekelompok orang dapat bersepakat mengikatkan diri pada sebuah organisasi untuk kemudian mencapai apa yang menjadi kepentingan dari organisasi tersebut.

Kemunculan berbagai organisasi sosial pada akhirnya menyadarkan Pemerintah dan DPR tentang urgensi pengaturan organisasi kemasyarakatan, hingga ditetapkanlah UU No 8 Tahun 1985 tentang Organisasi Kemasyarakatan. Setahun kemudian, Pemerintah mengeluarkan PP No 18 Tahun 1986 tentang Pelaksanaan UU No 8 Tahun 1985.

Selengkapnya...

Diterbitkan 22 Jan 2021

Politik Administrasi Kebebasan Berorganisasi bagi Penghayat Kepercayaan dan Implikasinya terhadap Pemberian Akses Sumber Daya serta Pelayanan Publik di Indonesia


Gambar diambil dari nasional.okezone.com 

Abstrak

Studi ini membahas mengenai cara negara dalam memberikan pengakuan terhadap hak berorganisasi penghayat kepercayaan yang berdampak pada pemberian akses sumber daya dan pelayanan publik lainnya. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan studi literatur, pemantauan media, dan dokumen kebijakan sebagai metode dalam pengumpulan data. Studi ini menggunakan kerangka hukum atau kebijakan dan instrumen perlindungan hak asasi manusia sebagai alat untuk menganalisis berbagai temuan. Paradigma yang digunakan dalam studi ini adalah paradigma advokasi atau partisipatoris yang memiliki agenda aksi demi perubahan kebijakan dan implementasi yang lebih adil guna memajukan perlindu Selengkapnya...

Diterbitkan 22 Jan 2021

Shrinking Social and Political Space for Civil Society Organization in Indonesia


The status of freedom in Indonesia also declining from Free to Partly Free (Freedom Index, 2017). There are three things in civil liberties that caused a deterioration in the status of freedom in Indonesia, which are 1) religious minorities and other minorities group are facing continuous harassment and intimidation, often with actual consent from the local government and security forces, 2) more than 2000 people were reported to have been detained throughout 2016 for participating in nonviolent rallies supporting independence for Papua and West Papua Provinces, and 3) In September 2016, Jakarta Governor, Basuki Tjahaja Purnama made a statement that was claimed to be blasphemy against Islam and resulted in him receiving criminal punishment and serial protests in Jakarta.

Based on data released by the Central Bureau of Statistics (BPS) in 2016, the Indonesian Democracy Index (IDI) suffered a setback to 70.09 from 72.82 (2015). This setback was due to a significant decrease in aspects of civil liberties and democratic institutions. Especially on the aspect of civil liberties, there are two variables that contribute greatly, namely 1) the threat/use of violence by government officials that inhibits freedom of association and Selengkapnya...